Fakta Tentang Relaksasi Bagi Wanita

Kebanyakan orang dapat mengatasi stres dengan metode relaksasi, misalnya melalui pemusatan pikiran, meditasi atau yoga. Tetapi pada beberapa orang yang kesulitan memusatkan pikiran, metode ini justru dapat meningkatkan stres. 

Sekitar tahun 1980-an, seorang psikolog pertama kali mengetahui bahwa metode pereda stres dengan relaksasi tidak dapat bekerja pada semua orang. Relaksasi bahkan dapat menyebabkan kecemasan dan memperburuk stres pada beberapa orang tertentu.

"Pada awalnya relaksasi dapat memungkinkan stabilnya denyut jantung dan pernapasan kembali teratur, tetapi pada akhirnya pikiran akan kacau. Kami merasa perlu mengidentifikasi metode relaksasi tidak dapat bekerja terhadap pasien yang bagaimana,” kata Christina Lumberto, psikolog dari University of Cincinnati.

Sekarang, metode baru dapat membantu terapis mengukur tingkat stres pasien sehingga terapis dapat memilih cara mengatasi stres yang cocok untuk pasien. Alat baru tersebut diperkenalkan dalam konferensi tahunan tanggal 16 November kemarin, dengan harapan dapat membantu terapis mengetahui kapan harus menggunakan metode relaksasi dan kapan tidak.

Peneliti mengkaji data kuesioner dari 300 mahasiswa yang berisi pertanyaan-pertanyaan seperti ‘ketika napas menjadi lebih dalam, saya merasa takut’ dengan memberikan poin antara 0 sampai 5 sesuai dengan yang dirasakannya. Kuesioner tersebut dapat menangkap berbagai alasan mengapa orang mungkin akan kesulitan meredakan stres, perasaan malas, dan rasa takut yang di luar kendali.

“Dapat merasakan perubahan denyut jantung atau tekanan darah dapat menjadi suatu hal yang menyeramkan bagi orang-orang yang lebih sensitif. Fobia terhadap relaksasi cenderung lebih cemas dan anehnya juga lebih rentan terhadap asma,” kata Lumberto, seperti dikutip dari LiveScience, Selasa (20/11/2012).

Alih-alih meredakan stres dengan meditasi, orang yang fobia terhadap relaksasi mungkin perlu mencoba teknik lain seperti mencelupkan jari kakinya ke air dengan menggunakan metode yang disebut terapi pemaparan. Metode ini lebih sering digunakan untuk mengatasi fobia pada ruang terbuka atau fobia laba-laba.


sumber: detik. com

MainanFiberglass.Com

Pabrik fiberglass Murah di Solo - Waterboom, Sepeda Air, Kereta mini, Patung Maskot, Tangki, Waterpark, Playground, dll