Batik Obama Siap Semarakkan Belanja Batik Akhir Tahun

Setiap kali melihat tayangan televisi akhir2 ini semua berita tertuju di pulau Bali, Indonesia tempat berlangsungnya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-19 ASEAN dan KTT Asia Timur. Dan yang paling menyita perhatian adalah kehadiran sosok Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama di sebuah acara, baik kenegaraan ataupun bersifat informal, selalu memberi efek lebih pada venue atau sang tuan rumah. Aura luar biasa yang terkandung di dalam diri pemilik nama asli Barack Hussein Obama II ini, membuat apapun yang diperbuat, ucapan atau komentar, sampai apa yang dikenakannya untuk menutup tubuh atletisnya, dipastikan menjadi pembahasan tersendiri.

Sudah banyak contoh yang membuktikan hal tersebut, dari mulai yang negatif sampai membawa sisi positif. Mulai dari saat ia tertangkap basah membeli fast food sampai kebiasannya pergi ke gym untuk menjaga kebugaran. Nyaris, semua yang diperbuatnya menjadi trending topik, yang pada akhirnya punya kemungkinan besar untuk benar-benar menjadi tren tersendiri.

Indonesia, sebagai tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-19 ASEAN dan KTT Asia Timur, mendapat berkah luar biasa dengan keberadaan pemimpin negeri adidaya tersebut. Paling tidak, sorotan mata dunia, terutama yang disebarluaskan dari kalangan jurnalis, menjadi senjata mujarab untuk makin mempromosikan khasanah budaya tradisional yang begitu banyak.

Seperti yang terjadi Jumat (18/11/2011) malam, pada acara Voices of Peace di Hall Utama Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), ragam polah yang dilakukan Obama selalu menarik perhatian kamera. Maklum, caranya melempar kacang ke dalam mulut sebelum dikunyah, sampai perhatiannya yang mendetail terhadap makanan yang disajikan, menjadi hal yang unik dan menarik.

Sampai-sampai untuk urusan makanan ini, Obama sempat menunjukkan pada Presiden Cina, Hu Jintao, yang membuat mereka terlihat sangat akrab satu sama lain. Namun bukan itu yang menjadi perilaku bintang Obama. Kejutan datang sesaat sebelum acara dimulai, tepatnya kala tuan rumah dan ibu negara Ani Yudhoyono menerima tamu di lobi BNDCC. Sebanyak 17 kepala negara dan atau kepala pemerintahan hadir dengan nuansa yang luar biasa, karena mereka memakai busana kebanggaan Indonesia, batik.

Saat paling ditunggu tentu saja kala Obama datang. Maklum, rentang antara tamu terakhir yang diterima tuan rumah, yakni Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda dengan Obama cukup jauh, lebih dari 5 menit. Semua orang yang ada di sekitar pintu masuk hall utama pun sudah bergunjing, tentang apa yang akan dipakai Obama, apakah ia berani mengenakan batik atau memilih kostum lain.

Begitu iring-iringan kepresidenan asal Gedung Putih datang, mobil limousine warna hitam mengkilap dengan bendera AS ada di sisi kanan depan dan Merah Putih-nya Indonesia di sisi kiri, semuanya menanti dengan seksama. Begitu berhenti tepat pada posisi yang sudah ditentukan, Secret Service langsung bergerak, dan dalam hitungan lima detik, Barack Obama pun muncul dengan senyuman khasnya terlebih dahulu.

Begitu berdiri, semua orang, terutama asal Indonesia, langsung bernapas lega. Ternyata, sang pemimpin negara adidaya tersebut ‘bersedia’ mengenakan pakaian batik, sesuatu yang mungkin dulu pernah dikenakan sang ibunda kala berada di Yogyakarta.

Corak batik yang dikenakan Obama terbilang menarik dan unik, membuat semua pasang mata dipastikan melihat dengan seksama, tak pernah melewatkan sedetik pun setiap langkah pria kelahiran Honolulu, Hawaii tersebut. Obama terlihat santai dan nyaman mengenakan busana khas Indonesia tersebut. Ia bahkan bisa bergerak seperti biasa, dan sempat menunggu Presiden SBY dan Ani Yudhoyono, yang terlambat beberapa langkah di belakangnya, serta masuk ke hall utama, secara bersamaan.

Batik ala Obama yang dipakai, memiliki warna dominan hijau murni, dengan corak lurik plus ada tambahan motif warna coklat kalem. Kombinasi tersebut sangat sesuai dengan warna kulit dan perpaduan cahaya yang keluar dari lobi ballroom. Seseorang pun berceletuk,”Gagah dan sangat cocok pakai batik, seharusnya dia memang menjadi duta batik kita. Apalagi badannya yang atletis, perut tidak gendut, benar-benar sosok yang berbeda dibanding lain.”

Celetukan tersebut benar adanya. Paling tidak, secara tidak langsung Obama sudah menjadi bagian dari duta dan juru kampanye batik ala Indonesia. Senyuman yang khas, tidak risih mengenakan batik, tidak merasa kesulitan dan malu memakai batik, dan yang terpenting, dirinya tidak terbebani ataupun terganggu dengan pilihan motif serta sambungan jahitan yang memisah bajunya menjadi lima bagian.

Penampilan Obama dengan batiknya, menjadi klimaks dari serangkaian kedatangan para kepala pemerintahan dan kepala negara yang memang ‘diberi’ batik khusus. Orang yang pertama datang adalah pemimpin Brunei Darussalam, Sultan Hasanal Bolkiah, yang mengenakan batik warna hijau lembayung. Kemudian berturut-turut ada Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Long dengan batik warna merah marun, dengan kombinasi sama dengan SBY.

Perdana Menteri Malaysia, Tun Abdul Razak juga tak kalah memakain motif yang sama dengan SBY, tapi berwarna hijau. Ada juga Perdana Menteri Laos, Thongsing Thammavong dengan kostum batik berwarna kuning strip coklat, lalu batik warna merah menyala dari Perdana Menteri Vietnam Truong Tan Sang. Bahkan Sekretaris Jenderal PBB, Ban-ki Moon juga tak kalah atraktif dengan pilihan kuning strik coklat.

Pemimpin negara lain yang dipastikan baru kali pertama mengenakan batik adalah wakil Rusia, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. Ia muncul dari mobil Mercedes Benz C-300 terbaru dengan batik warna hijau bergaris.

Selain Barack Obama, sosok yang juga mendapat perhatian lebih adalah kehadiran Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra. Wanita anggun berusia 44 tahun tersebut tampil sangat anggun dengan busana merah menyala, plus hiasan bunga di bagian kiri kepalanya. Parasnya yang masih ayu, memberi kesan tersendiri bagi setiap orang yang datang di acara gala dinner, yang bernuansa batik.

Terlepas dari itu, malam ini, batik Indonesia semakin mendunia, dan bukan tidak mungkin, pekan depan, batik ala Obama, atau busana ala Yingluck Shinawatra, akan membanjiri pasaran. (*)

Editor : Fariz
Sumber : Tribunnews

MainanFiberglass.Com

Pabrik fiberglass Murah di Solo - Waterboom, Sepeda Air, Kereta mini, Patung Maskot, Tangki, Waterpark, Playground, dll