Mal, Pusat Belanja dan Kiblat Mode

5
10.09

BAGI kaum urban, mal tidak lagi sekadar tempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, melainkan telah merasuk menjadi gaya hidup. Dan bagi fashionista, mal bukan hanya pusat belanja, tapi justru kiblat mode.

Di minggu yang sama, dua mal premium di Jakarta menggelar pekan mode. Plaza Indonesia dengan Plaza Indonesia Fashion Week, yang merupakan bagian dari perayaan ulang tahun ke-20 mal tersebut, sementara Grand Indonesia Shopping Town berusaha menarik perhatian konsumen dengan menghelat MAP Fashion Week di department store eksklusif Harvey Nichols. Tidak hanya di dua mal tersebut, gelaran pekan mode juga berlokasi di Mal Kelapa Gading yang punya agenda tahunan Jakarta Fashion & Food Festival, dan Pacific Place sudah dua tahun berturut-turut menjadi lokasi penyelenggaraan Jakarta Fashion Week.

Barisan desainer dan brand yang dihadirkan kedua brand itu pun tidak tanggung-tanggung. Plaza Indonesia menawarkan koleksi terbaru Kenzo, Jean Paul Gaultier, Alberta Ferretti, Max Mara, Diane Von Furstenberg, Yves Saint Laurent, juga rancangan desainer Indonesia yang tergabung dalam Gaya The Designer’s Corner dan koleksi terbaru Iwan Tirta. Di Grand Indonesia, barisan brand internasional seperti halnya Loewe, Sass & Bide, Diesel, Ksubi, Givenchy, Lanvin, Milly, juga Original Penguin, tidak ketinggalan memikat konsumen.

Bukan hal yang aneh bila mal dijadikan sebagai lokasi pergelaran fashion week. Pasalnya, sebagai pusat perbelanjaan, mal memiliki ratusan fashion tenant mulai dari department store hingga butik-butik dari desainer dan rumah mode kenamaan yang menjadi jujugan para konsumen. Sehingga bisa dikatakan, mal adalah tempat dimana para produsen dan konsumen fashion berkumpul. Jadi, wajar bila mal pun berkembang menjadi kiblat mode.

Pekan mode bisa dikatakan sebagai strategi brand dan desainer untuk menjual koleksi mereka dalam sebuah event yang elegan. Mereka berharap, fashionista, pihak media, serta buyer yang hadir, tertarik menyaksikan rancangan terbaru yang kemudian bisa mendongkrak penjualan. Oleh karena itu, pekan mode menjadi sebuah media raksasa yang mempertemukan banyak pihak. Dengan bertempat di mal yang memiliki lokasi strategis, diharapkan kesuksesan akan lebih cepat tercapai.

Mal juga tidak hanya dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan pesta mode di Indonesia, Singapura pun kerap menggelar Singapore Fashion Festival di Ngee Ann City, salah satu mal besar di kawasan Orchard Road, pusat belanja Kota Singa. New York Fashion Week, kendati pun dihelat di fashion tent besar di Bryant Park, tidak melupakan mal.
Malah, pusat perbelanjaan menjadi promosi utama bagi pekan mode terbesar di Amerika itu.

Mendorong peningkatan penjualan, Council of Fashion Designers of America (CFDA) bersama dengan majalah Vogue dan pemerintah kota menggelar sebuah kegiatan promosi berskala global dipusatkan di mal serta department store mandiri, Fashion Night Out.

CEO Marketing, Tourism, & Partnership NYC & Company George Fertitta mengatakan bahwa promosi tersebut akan menjadi media pembangkit yang bagus, terutama bagi peritel dan pengusaha mode lokal yang terpukul cukup keras saat resesi. ”Fashion week tidak lagi mengenai pertunjukkan di atas catwalk, tapi juga memastikan pengunjung yang hadir melangkah masuk ke toko dan berbelanja,” paparnya.

Plaza Indonesia dan Grand Indonesia pun tentu punya pemikiran serupa, karena selain menggelar fashion show koleksi terbaru untuk musim semi dan musim panas 2010, kedua mal itu juga menawarkan diskon bagi konsumen yang ingin langsung memiliki koleksi fresh from the catwalk.

Sonia Wibisono, sosialita sekaligus dokter kecantikan, menganggap fashion week yang dihelat oleh mal-mal premium adalah suatu hal yang bagus, terutama untuk menyebarluaskan fashion kepada masyarakat.

”Dengan adanya fashion show di mal, pengunjung mal juga jadi bisa melihat koleksi-koleksi fashion terbaru karena tidak semua fashion show bersifat terbuka,” ujarnya saat ditemui di MAP Fashion Week di Grand Indonesia.

Selain itu, Sonia juga mengatakan bahwa baginya, fashion week yang dihelat pusat perbelanjaan bisa menjadi pembelajaran tersendiri.

”Ini acara yang seru, kita bisa lihat inspirasi-inspirasi baru, cara memadu-padankan busana serta warna,” pungkas wanita yang juga bertugas sebagai MC di acara tersebut.
(Koran SI/Koran SI/tty)

sumber : okezone.com

MainanFiberglass.Com

Pabrik fiberglass Murah di Solo - Waterboom, Sepeda Air, Kereta mini, Patung Maskot, Tangki, Waterpark, Playground, dll

5 comments:

Anonim mengatakan...

It is a GPS Smartphone and enabled with A-GPS with
Google Maps allowing you to navigate through your city, or an unknown one, with
ease. Irrespective of class and standard, this most significant communication tool is
now important for all as we need food, water, shelter etc.
The previous two handsets being the Samsung Nexus and the Nexus
One.

Review my web-site: samsung s3

Anonim mengatakan...

Now you should know how to buy a digital camera that
you can enjoy for years to come. A tripod or sturdy table is a must when holding any superzoom camera
steady. In order to remove the lens, depress the lens release button
and rotate the lens clockwise.

Also visit my web site :: nikon d7100 review

Anonim mengatakan...

Providing great deals for the customers and full service.
MPEG-1 files can be a problem if they're muxed, which it probably is. The most recent Thunderbolt technology creates an extraordinary functionality in terms of the transferring as well as sharing of network from one peripheral device to the other.

Also visit my web-site: macbook pro

Anonim mengatakan...

Samsungs true rival certainly being is interesting when you
hear what people have to say about these two leading
end tablets. A whole host of image enhancing features is provided as standard which allows users to manipulate and edit images and
videos, including autofocus, touch-focus, face &
smile detection as well as geo-tagging which functions based on GPS.
It's just a minor annoyance, because the tablet can fit in one hand, and therefore always stay directed to the user.

Visit my web site :: samsung galaxy tab

Anonim mengatakan...

With the introduction of 1080p HD video recording, photographers now have
the chance to move into the field of film and experiment with a bevy of large-aperture lenses such as the
50L and 85L. Canon's deal with detection can acknowledge as much as. According to Chung, the Nikon has the edge for detail and for the addition of a crop mode while canon has the advantage for lack of moire and high ISO performance.

Feel free to visit my web site - canon mark 5d iii